Infinity War! And the Habit of Giving Away Spoilers of Particularly.. Everything

DISCLAIMER: Tulisan ini tidak mengandung spoiler. Lha gimana.. orang saya aja belum nonton kok.

Siapa bilang cuma ignorance yang ‘is a bliss’? Punya MTIX juga ‘is a bliss’, buat preorder tiket film-film yang penontonnya pasti membludak seperti Avengers: Infinity War.

Itu satu-satunya alasan kenapa gue bikin MTIX dan rajin reload. Karena gue selalu takut kehabisan tiket film yang mau gue tonton, meskipun itu film yang bukan digadang-gadang jadi box office. Karena gue adalah orang yang 99% of the times terencana kalau mau nonton bioskop.

Kebiasan orang, terutama orang Indonesia karena gue hidup disini, yang cukup mudah dan sering ditemukan terkait film-film membludak adalah kebiasaan memberikan spoiler di berbagai platform. Yang lebih parahnya lagi, pamer kalo lagi nonton.

si om marah

sayang hoax, coba beneran ada

Yak, kenapa muda-mudi jaman sekarang gemar menebar spoiler film yang mereka baru saja tonton atau merekam video saat mereka sedang di bioskop? Jawabannya simpel dan asli tidak memberi keuntungan apa-apa sama sekali.

Demi eksistensi diri.

Bukan, mereka bukan merekam karena berniat membajak filmnya untuk kemudian disebarluaskan jadi uang. Bukan, mereka menulis spoiler bukan karena mau memberikan review terbaik karya mereka untuk kepentingan publik. Mereka cuma mau pamer.

Avengers: Infinity War

Masuk ke film Avengers saga ke 3 ini sendiri. Film ini merupakan film ke 19 produksi Marvel Studio yang mengambil latar Marvel Cinematic Universe atau MCU. Rilisnya film ini sekaligus merayakan 10 tahun sejak franchise pertama MCU dirilis yaitu Iron Man dengan Robert Downey Jr. sebagai Tony Stark di dalamnya. Yah.. bisa dibilang RDJ itu bapaknya anak-anak lah, abang-abangan di tongkrongan, begitu.

Fakta menarik lain dari film ini adalah, film ini rilis saat franchise MCU sebelumnya yaitu Black Panther, bahkan belum turun di beberapa bioskop di beberapa penjuru dunia. Edan gak? Bayangin rasanya jadi Chadwick Boseman dkk!

Terkait dengan premis “Infinity War” yang digadang-gadang akan menjadi gado-gado komplit dari berbagai franchise MCU sebelumnya, the Russo Brothers sebagai si empunya dari film ini mati-matian, I repeat, MATI-MATIAN dengan segala cara menjaga supaya setitik pun spoiler dari film ini gak keluar, baik dari kru, cast, maupun colongan-colongan bocor lainnya.

Dalam beberapa berita dan media, terdapat beberapa info menarik tentang bagaimana rahasia ini dijaga. Mulai dari para cast yang tidak pernah membaca script secara penuh (cuma dapet bagian mereka doang, atau bahkan yang hari itu bakal syuting doang), beredarnya ‘fake script’ di lokasi, dan lain-lain. Ini dialami oleh semua cast, seperti yang mereka ceritakan waktu press conference Infinity War beberapa hari lalu, kecuali RDJ kayaknya dia doang mungkin yang dapet privilege baca script penuh HE HE.

Diantara para cast ciamik yang membanjiri film ini, adalah 2 biji oknum yang sering banget keceplosan sampai-sampai sering gaboleh interview sendirian dan dilarang sama sekali ngeluarin statement apapun saking polosnya. Adalah Mark Ruffalo (The Hulk) dan Tom Holland (Peter Parker / Spiderman) yang sering banget keceplosan. Salah satu dari mereka bahkan ga sengaja nyalain hpnya dan live sepanjang screening, untung yang keluar cuma suaranya doang, gambarnya gelap karena (untungnya) hpnya ditaro kantong.

Usaha the Russo Brothers menyimpan baik-baik rahasia keseruan Infinity War gak berhenti sampai di cast and crew saja. Marvel Studios bahkan mengeluarkan hashtag #thanosdemandsyoursilence dan merilis di instagramnya postingan berikut:

edan

Selain itu, mereka juga merilis video Public Service Announcement (PSA) berikut yang ditonton hingga 400.000 kali dalam kurang dari 1 hari:

niat menebas bocah alay

Dalam keduanya, Marvel menekankan bahwa mereka telah berhasil menjaga kerahasiaan Infinity War agar tetap magis bagi penonton setelah rilis nanti, dan mereka berharap agar kita semua dan KALIAN PARA BOCAH ALAY TIKTOK BAU BATU APUNG PINGGIR COMBERAN RAWA DOMBA agar bisa menahan hasrat norak kalian dan..

  1. Tidak mengambil gambar dan post di media sosial saat kalian nonton, entah FB, IGstory, Whatsapp story, storastori, dll. IYA IYA WE GET IT KALIAN NONTON SO WHAT.
  2. Tidak menulis dan membagikan spoiler untuk menghargai mereka yang baru bisa nonton setelah kalian. I mean come on, ini common sense bruh.

Dan spoiler itu bukan melulu berbentuk tulisan lengkap dan detail mengenai jalan cerita sebuah film ya. Kalo kalian gatau bentuk spoiler itu bisa gimana aja, NIH W QASI CONTO Y MB DAN MZ.

Kasus: Pertandingan bola persib melawan arema

Contoh spoiler lengkap: Pada pertandingan ini, arema banyak menguasai bola. Sebanyak 3 pemain persib mendapat kartu kuning, namun begitu persib tetap bermain cantik dan berhasil menguasai keadaan di babak tambahan. Sayang, persib harus pulang membawa kekalahan karena arema akhirnya menang tipis 3-2 dengan babak pertambahan waktu.

Contoh spoiler tapi takut salah: persib maennya jelek

Contoh spoiler malu-malu kucing: persib maennya jelek, arema menang.

Contoh spoiler sukantal: Persib kalah 3-2.

Kalo kalian mau nulis review, kalian bisa menulis di platform tertutup atau yang kudu dipencet dulu pokoknya baru kebuka, dengan tentunya mencantumkan keterangan SPOILER ALERT supaya orang yang mau baca bisa ngerem kalo emang mereka ga pengen tau. Intinya mengulas secara lengkap film yang baru kalian tonton itu sah-sah aja, tapi pikirin juga orang lain saat kalian mempertimbangkan dimana, kapan, dan bagaimana kalian menuangkan unek-unek kalian itu.

“Kak, terus gimana kalok gini?”

IMG_0886

dari seorang kawan yang tidak perlu disebutkan namanya

Cuma bisa bilang.. Inilah ibu-ibu pentingnya memilih tempat saat berhubungan intim. Hindari berhubungan intim di dapur karena sperma yang bercampur micin akan menghasilkan anak-anak yang http 404 brain not found seperti ini.

Ya gitu deh pokoknya. Semoga kita semua gak norak!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *